Kurikulum
Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik
Kurikulum Berbasis Cinta adalah terobosan pendidikan paling signifikan yang dilahirkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada tahun 2025. Ditetapkan secara resmi melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025, kurikulum ini hadir bukan sekadar sebagai dokumen kebijakan biasa — melainkan sebagai pernyataan filosofis yang mendasar: bahwa cinta adalah fondasi terkuat dalam membangun peradaban manusia, dan pendidikan adalah tempat terbaik untuk menanamkannya.
Di tengah dunia yang semakin dipenuhi konflik, intoleransi, dan dehumanisasi, madrasah ditantang untuk tidak hanya menjadi mesin pencetak nilai akademis, tetapi menjadi taman persemaian karakter. Di sinilah Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) hadir sebagai jawaban strategis — sebuah paradigma pendidikan yang menjadikan nilai cinta kepada Allah, ilmu, lingkungan, sesama manusia, dan tanah air sebagai inti seluruh proses pembelajaran.
Profil Pelajar Pancasila
Kurikulum Berbasis Cinta
Struktur Kurikulum
Mata pelajaran yang diajarkan di MAN 1
Pendidikan Agama
Fikih, Bahasa arab, Al-Qur'an Hadist, SKI, Akidah Akhlak,
Kewarganegaraan
Pendidikan Kewarganegaraan
Bahasa Indonesia
Keterampilan berbahasa dan literasi
Matematika
Numerasi dan pemecahan masalah
IPA
KIMIA, FISIKA, BIOLOGI
IPS
EKONOMI, SOSIOLOGI, GEOGRAFI
Seni & Budaya
Seni rupa, musik, dan budaya lokal
PJOK
Pendidikan Jasmani, Olahraga & Kesehatan
Bahasa Inggris
Muatan lokal bahasa asing
Sejarah
Sejarah & Sejarah Tingkat Lanjut
Waktu Pembelajaran
Jadwal kegiatan belajar mengajar